Autodesk Revit 2009
Pengalaman pertama saya menggunakan Revit diawali ketika kembali ke kampus tahun 2005 lalu. Selama 3 bulan ikut proyeknya Pak Jon, perancangan stadion Kaltim. Memperhatikan lab komputer Cad ( dan pak “Cad”eri nya ), ada yang menarik perhatian saya bahwa waktu itu untuk mata kuliah pengantar Cad menggunakan program Revit. Sejak itu saya mulai belajar menggunakan program tersebut.
Ini adalah program dengan engine berbeda dari autocad. Kemiripannya ke arah archicad yang populer duluan waktu kita kuliah. Sistemnya disebut BIM ( Building Information Modelling ). Setiap komponennya mempunyai parameter yang didefinisikan terlebih dahulu apakah berupa dinding, lantai, atap dsb. Dengan modeling ataupun modifikasi pada 2 D dan 3 D sekaligus bersama2. Kemudahan penggunaannya mempermudah modifikasi desain sesuai yang diinginkan, bahkan sampai dengan render visualisasinya.
Sampai dengan versi 2008, engine rendernya menggunakan Accurender. Render ini kurang menarik karena visualisasi nya kurang realistis, mirip gambar kartun. Sejak versi 2009 yang baru release baru2 ini, engine rendernya menggunakan Mental Ray. Hasilnya cukup memuaskan meskipun setting render nya kurang maksimal karena sengaja disetting untuk rendering sederhana.
Berikut perbedaan renderingnya :
hidden black & white
accurender rendering revit 2008

mentalray rendering di revit 2009
Satu lagi yang beda adalah plantingnya menggunakan RPC.
Salam,


Wishnu 15:16 pada Juni 30, 2008 Permalink |
doh, sudah sampai 2009 ya revitnya? saya pakai revit 8 aja masih grothal grathul..
nice post gun!
inaku 17:03 pada Juni 30, 2008 Permalink |
tar tar.. skrg msh thn 2008 kan ya?
maklum jarang liat kalender :p
btw.. mantabbs!
Zaky 00:19 pada Juli 2, 2008 Permalink |
Hebat ya, om Gun!
Loncatan yang sangat jauh di versi 2009nya ya. RPC makin dipakai di mana mana…
gun 07:45 pada Juli 2, 2008 Permalink |
Iya, nih. Ahir2 ini sudah hampir bilang goodbye sama RPC karena tidak bisa dipakai jika kita render pake VRay di Max. Ternyata mental Ray masih bisa pakai.
Agus 16:28 pada November 18, 2008 Permalink |
wah belajarnya dimana mas? ada tutorialnya nggk? beberapa bulan ini saya belajar revit tapi masih nggk karuan.
gun 21:37 pada November 26, 2008 Permalink |
Halo mas Agus
Saya mulanya belajar dari adik angkatan saya, kebetulan namanya mirip dengan anda, Agus (Boy). Kalau ada yang gak paham saya suka bertanya pada dia.
Terus banyak dibantu sama tutorial dari programnya sendiri.
Seandainya mas Agus memerlukan, dan saya kebetulan paham, dengan senang hati saya akan membantu.
Mohon maaf lama jawabnya, baru tahu.
Salam,
agusmuharam 18:34 pada Januari 25, 2010 Permalink |
Sepertinya Mas Gun sudah pengalaman sekali dengan Autodesk Revit 2009…
gun 21:46 pada Januari 27, 2010 Permalink |
Halo mas Agus Muharam, salam kenal.
Sedang membangun situs Revit Indonesia? Semoga sukses!
Saya pernah ikut workshop Revit di Total Solusindo, distributornya di Jakarta.
agusmuharam 15:46 pada Februari 5, 2010 Permalink |
Terimakasih atas supportnya Mas Gun…mudah-mudahan dengan adanya situs Revit Indonesia,semakin banyak teman teman yang menggunakannya Revit.